Home » , , , , » Polisi Temukan Sisa Sperma Pelaku di Tubuh Bocah Tewas dalam Kardus

Polisi Temukan Sisa Sperma Pelaku di Tubuh Bocah Tewas dalam Kardus

Written By Sylvia Goh on Thursday, October 8, 2015 | 7:48 AM


Kedokteran Forensik Polri berhasil mengidentifikasi sperma pelaku di tubuh PNF (9), bocah yang tewas di Kamal, Jakarta Barat.

Bukti ini menguatkan bahwa PNF mengalami kekerasan seksual sebelum tewas.

"Dari hasil tim gabungan, sudah dikonfrimasi oleh dokter forensik terdapat sperma milik pelaku di tubuh korban," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Pemeriksaan sperma tersebut dilakukan sebanyak tiga kali.

Pada dua pemeriksaan pertama, tim sempat gagal membuktikan sperma di tubuh PNF.

"Kami memeriksa dua cotton bud terakhir tak bisa terjelaskan, tapi terakhir sudah kami dapatkan konfirmasi," kata Krishna.

Krishna sempat menunjukkan bahwa sperma tersebut berbentuk seperti toge atau kecebong. Bentuk tersebut terlihat setelah dilalukan perbesaran sebanyak 5.000 kali.

"Betul terjadi perkosaan. Kalau terjadi kerusakan organ vital dengan alat tertentu, bisa jadi dendam. Tapi kalau ini motifnya paedofilia, dan pelaku predator," kata Krishna.

PNF ditemukan tewas dalam kardus di Kamal, Jakarta Barat, Jumat (2/10/2015).

Ia diduga tewas karena kekerasan seksual yang dilakukan oleh pelaku.

Tak ada sidik jari
Polisi tak menemukan sidik jari di tubuh PNF (9), bocah tewas dalam kardus.

Kuat dugaan, pelaku pembunuhan memakai kaus kaki milik PNF sehingga sidik jarinya tak terlacak.

"Di tubuh itu tidak ada sidik jari. Kami menduga, kaus kaki tersebut dijadikan alat untuk melakukan kejahatan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti di Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Pasalnya, di dalam kaus kaki tersebut, polisi berhasil menemukan DNA milik salah satu saksi potensial yang saat ini masih diamankan polisi.

Temuan ini berdasarkan pemeriksaan di Laboratorium Forensik Polri.

"DNA di kaos kaki ini menjelaskan kaus kaki tersentuh secara intens oleh orang yang merupakan potential suspect," kata Krishna.

Kedokteran forensik Polri juga telah mengidentifikasi kekerasan seksual yang dialami oleh PNF.
Dari hasil analisa, PNF diduga dicabuli lebih dari satu kali.

PNF ditemukan tewas dalam kardus di Kamal, Jakarta Barat, Jumat (2/10/2015).

Ia diduga tewas karena kekerasan seksual yang dilakukan oleh pelaku.



Agen Togel Online Terpercaya - www.sakuratoto.com
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Sylvia Goh | Toto Solid Prediksi | Syair Sakuratoto
Copyright © 2011. Berita Hangat Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Sylvia Goh Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger