Home » , , , » Saat Alat Kelamin Wanita Terasa Longgar Dan Sesak

Saat Alat Kelamin Wanita Terasa Longgar Dan Sesak

Written By Sylvia Goh on Monday, October 26, 2015 | 7:47 AM



Banyak perempuan mengeluh soal vagina mereka yang terlalu sesak atau terlalu longgar. Tak sedikit laki-laki yang mempermasalahkan hal tersebut pada pasangan mereka.

Dikutip dari laman Psychologytoday, pengertian vagina terlalu kencang atau longgar penuh dengan mitos. Mitos tentang vagina yang berkembang di antaranya bahwa vagina perawan sangat ketat, hilangnya keperawanan secara permanen akan mengendurkan vagina, seks yang sering akan membuat vagina mengendur, proses persalinan membuat vagina kendur selamanya.

Vagina sesak

Jaringan otot terlipat vagina sangat elastis seperti akordeon atau mulut manusia. Coba lakukan ini, tarik sudut mulut Anda ke arah telinga kemudian lepaskan. Apa yang terjadi?

Mulut akan segera kembali ke posisi asal karena jaringan elastis. Lakukan itu seratus kali. Tidak ada peregangan yang permanen. Mulut akan segera kembali ke posisi sebelum ditarik.

Demikian halnya dengan vagina. Ketika dia dalam posisi istirahat, bukan ketika bergairah seksual atau proses persalinan, jaringan otot vagina akan tetap rapat seperti akordeon tertutup.

Kecemasan akan membuat otot-otot vagina mengepal lebih erat. Itu sebabnya para perempuan muda kesulitan memasukkan tampon.

Saat perempuan terangsang secara seksual, jaringan otot vagina akan sedikit rileks. Secara biologis hal tersebut masuk akal. Evolusi terjadi untuk memfasilitasi reproduksi. Vagina yang ketat dapat menghambat hubungan seksual dan reproduksi.

Tubuh perempuan akan berevolusi dengan memiliki gairah seksual yang dapat mengendurkan otot-otot vagina. Mengendurnya otot vagina memungkinan mudahnya penyisipan saat ereksi.

Ketika vagina terlalu ketat saat bercinta, perempuan akan merasa tidak tertarik untuk bercinta. Selain itu juga tidak punya cukup waktu untuk pemanasan yang memungkinkan otot vagina rileks saat penetrasi.

Sebagian besar perempuan membutuhkan setidaknya 30 menit aktivitas sensual seperti ciuman, pelukan, atau saling pijat. Dengan pemanasan tersebut vagina akan cukup santai ketika harus melakukan penetrasi.

Dengan kata lain, solusi untuk vagina yang sesak adalah pemanasan panjang. Jika membutuhkan pelumas, cobalah pelumas komersial.

Vagina longgar

Usai berhubungan seks, jaringan otot vagina secara alami akan mengencang kembali. Berhubungan seksual tidak secara permanen meregangkan vagina. Dalam proses berhubungan seksual, vagina akan melonggar selama bergairah, dan kembali mengencang sesudahnya, tidak peduli seberapa sering perempuan berhubungan seks.

Vagina akan meregang banyak saat melahirkan, seperti halnya akordeon. Setelah persalinan bisakah vagina kembali ketat? Jawabannya adalah ya, setidaknya pada perempuan muda, yaitu perempuan di akhir usia belasan dan awal dua puluhan.

Dalam waktu enam bulan setelah melahirkan vagina pada perempuan muda akan kembali seperti saat dia belum melahirkan.

Namun ada pengecualian, jika peregangan elastis yang besar terjadi berkali-kali maka vagina sulit terkunci seperti sedia kala. Ini terjadi pada perempuan muda setelah kelahiran ganda yang membuat otot vagina lelah.

Namun saat ini banyak perempuan melahirkan setelah usia 30 tahun, beberapa bahkan memiliki anak setelah usia 40 tahun. Perempuan yang melahirkan setelah usia 30-an tahun akan melihat kelonggaran vagina yang tetap setelah persalinan satu anak.

Beberapa perbaikan cepat untuk vagina yang longgar di antaranya adalah melakukan hubungan intim dalam posisi laki-laki di atas. Pendekatan pengencangan vagina yang sering direkomendasikan oleh terapis adalah latihan kegel. Latihan kegel memperkuat otot-otot dasar panggul yang mengeliling vagina.
Share this article :

+ comments + 1 comments

February 10, 2017 at 5:03 AM

Gabung Yuk....Bersama
Agen Poker Terpercaya
Haloqq
Agen Togel Terpercaya
Halototo

Post a Comment

 
Support : Sylvia Goh | Toto Solid Prediksi | Syair Sakuratoto
Copyright © 2011. Berita Hangat Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Sylvia Goh Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger