Latest Post
Showing posts with label PERAMPOKAN. Show all posts
Showing posts with label PERAMPOKAN. Show all posts

Bejat! Alih-alih Selidiki Kasus, Polisi Ini Malah Merampok dan Memerkosa

Written By Unknown on Saturday, November 7, 2015 | 9:31 AM

http://sakuratoto.com/?ref=jovial88

Entah apa yang dipikirkan oleh Brigadir Dedi Aleksander Singapura (33), anggota SPK Polsek Kalideres bersama kedua kerabatnya.

Pasalnya, alih-alih melakukan penyelidikan terkait adanya peredaran narkoba, anggota yang memiliki NRP 82020970 itu diketahui melakukan perampokan terhadap korban bernama S(22) dan L (23) warga Jalan Kerajinan III RT 07/09 Keagungan, Jakarta Barat.

Bukan hanya merampok Brigadir Dedi juga melakukan pemerkosaan terhadap dua dara cantik ini.

Menurut pengakuan korban, peristiwa miris tersebut diungkapkan Kapolsek Tamansari, AKBP Suwarno bermula saat korban ditemui oleh seorang pelaku bernama Nicky (37) warga Cipinang Lontar RT 03/08 Cipinang, Cipinang, Jakarta Timur di rumah kos korban wilayah Tamansari, Jakarta Barat pada beberapa waktu lalu.

Nicky yang datang seorang diri saat itu mengaku sedang mencari kamar kos untuk dirinya.

Alih-alih agar dapat tetap berhubungan, Nicky pun kemudian meminta nomor ponsel korban.

Usai mendapatkan nomor ponsel, Nicky pun menemui pelaku lainnya, yakni Daniel Sinaga (30) warga Jalan Pajar Baru No 8 RT 04/08 Cengkareng, Jakarta Barat.



Kepada Daniel Sinaga, Nicky kemudian memberikan nomor ponsel korban dan segera menghubungi korban.

Dalam percakapan singkat melalui sambungan ponsel, Daniel Sinaga meminta agar korban S datang dan bertemu di kamar 204 Hotel Belvena, Jalan Mangga Besar V, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat pada Senin (2/11/2015) lalu.

Namun sayang, sesampainya di kamar hotel, korban yang datang bersama korban lainnya, L segera ditodong senjata api dan digeledah oleh Brigadir Dedi Aleksander Sinaga dan Daniel Sinaga dengan tuduhan sebagai pengedar narkoba, karena saat dilakukan penggeledahan korban dituduh menyimpan dua butir narkoba jenis ekstasi H5.

"Setelah digeledah, kedua korban kemudian diborgol dan diminta agar menghubungi beberapa orang kerabat korban untuk dikirimkan sejumlah uang."

"Permintaan tersangka pun dituruti korban, uang sebesar Rp 1 juta kemudian ditransfer ke rekening korban dan diserahkan kepada kedua tersangka. Setelah uang didapatkan, kedua korban kemudian dilepaskan," jelasnya.

Tidak hanya mendapatkan perlakuan kasar dan ditodong menggunakan senjata api, kedua korban perampokan, S (22) dan L (23) warga Jalan Kerajinan III RT 07/09 Keagungan, Jakarta Barat pun diperkosa oleh Brigadir Dedi (33), juga oleh anggota SPK Polsek Kalideres bersama kedua kerabatnya.

Peristiwa pemerkosaan tersebut diungkapkan Kapolsek Tamansari, AKBP Suwarno diketahui usai kedua korban mengalami perampokan di kamar 204 Hotel Belvena, Jalan Mangga Besar V, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat pada Senin (2/11) lalu.



Berselang dua hari usai dilepaskan, tepatnya pada Rabu (4/11/2015), kedua korban kemudian kembali dihubungi Brigadir DAS dan diminta untuk ikut melakukan pengembangan penyelidikan di Hotel Jasmin, Karawaci, Tangerang, Banten.

Namun sayang, sesampainya di kamar hotel, kedua korban kemudian diminta untuk melepaskan pakaian mereka.

Brigadir DAS melakukan hubungan badan dengan S, sedangkan tersangka Nicky berhubungan badan dengan L.

"Setelah berhubungan badan, kedua korban kemudian dikembalikan ke kosannya oleh DAS (Brigadir Dedi), sebelum pergi, sejumlah barang milik korban juga ikut diambil ambil oleh tersangka DS (Daniel Sinaga), yaitu iPhone 4 dan Asus 4," jelasnya.

Terkait hal tersebut, kedua korban kemudian melaporkan kejadian ke Mapolsek Tamansari pada Jumat (6/11/2015) dengan nomor Laporan Polisi : 253/K/XI/SEKTRO TAMANSARI.

Pihaknya pun segera melakukan penangkapan terhadap ketiga tersangka, yakni Brigadir DAS, N (37) dan DS (30).

"Ketiganya sudah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan. Kami sudah mintai keterangan juga dari teman korban, Marsa Icha (25) warga Jalan Jati VI RT 02/09 Sungai Bambu, Jakarta Utara. Kasus ini masih kami dalami," tutupnya.

Hingga kini, pihaknya telah mengamankan ketiga tersangka berikut barang bukti diantaranya satu unit Toyota Avanza B1069GFL, sepucuk Air Softgun, satu unit ponsel merek Asus 4 dan satu unit iPhone 4.

Ketiganya dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan Pasal 285 tentang Pelecehan seksual dengan ancaman lebih dari tujuh tahun penjara.


Agen Togel Online Terpercaya - www.sakuratoto.com

Sebelum Dibawa ke Polsek, Jambret Mengemis Minta Maaf

Written By Unknown on Thursday, November 5, 2015 | 11:14 AM




MEDAN - Syafrizal, jambret kalung emas di Jl KH. A Dahlan, Medan, tak jauh dari kompleks Sekolah Harapan 1, yang dikeroyok puluhan warga mengimis minta maaf sekaligus memohon ampun. Ia merengek kesakitan itu, sebelum petugas kepolisian Polsek Medan Kota membawanya ke dalam mobil patroli.

"Maaf, Pak. Ampun, Pak. Aku salah. Sakit, Pak. Ampun, hanya sekali aku jadi jambret. Tolong, Pak. Jangan pukul lagi," katanya dihadapan warga dan personel TNI AU yang mengenakan pakaian loreng, di Jalan Ahmad Dahlan, Kamis (5/11/2015).

Meskipun Syafrizal memohon ampun, namun puluhan warga tidak peduli. Ia kembali dikeroyok warga hingga akhirnya tidak mampu bergerak (pingsan). Bahkan, beberapa anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) kesulitan meredam amarah warga.

"Woy sudah, jangan kalian pukul lagi. Kasihan. Aku saja enggak menyentuh dia. Kok kalian pula yang keroyok dia (Syafrizal). Pak polisi cepat bawa ke mobil, jangan lama-lama," kata anggota TNI yang tidak diketahui identitasnya.

Setelah itu, belasan polisi langsung membawa Syafrizal ke mobil patroli. Tidak hanya itu, personel polisi juga memanggil Orianti (korban penjambretan) untuk membuat laporan ke Polsek Medan Kota.
Pada pemberitaan sebelumnya, Orianti (korban penjambretan) merasa terkejut tatkala dua pemuda memepet kendaraannya. Kala itu, Syafrizal langsung menarik kalung emas dua gram dari lehernya. Sehingga, leher Orianti mengalami luka bekas dicakar.

"Saya awalnya menempel ban sepeda motor di bundaran. Setelah itu, saya baru bergerak, namun tiba-tiba dua jambret menarik kalung saya. Saya langsung menjerit, warga dan pengguna jalan mengejar para jambret," ujarnya.

Dia menceritakan, tidak menduga sebelumnya dijambret karena saban hari bekerja di seputaran Jalan Ahmad Dahlan. Setelah warga memukul Syafrizal, ia langsung diamankan petugas TNI AU ke warung nasi yang berjarak 200 meter.

"Setelah saya dijambret, warga langsung bawa saya ke kantin untuk menenangkan diri. Saya benar-benar terkejut. Saya takut kali, karena para jambret memepet dan menarik kalung saya dari belakang," katanya.


Agen Togel Online Terpercaya - www.sakuratoto.com

6 Cara Ampuh Untuk Benar-benar Berhenti Merokok!

Written By Unknown on Saturday, October 31, 2015 | 5:36 AM


Efek buruk merokok rasanya sudah diketahui oleh semua orang, bahkan di kotak rokok pun bahayanya sudah terpampang dengan jelas. Namun sayangnya, mengetahui resiko terburuknya sekalipun tak berhasil membuat para perokok berhenti.

Namun, jika Anda serius ingin berhenti merokok, ada 6 cara yang bisa Anda lakukan agar bisa terlepas dari batangan nikotin ini, selamanya. Lansiran dari Mirror, ditulis Minggu, 11/10/2015 ini memaparkannya untuk Anda:

1. Studi menunjukkan bahwa aktivitas fisik paling sederhana sekalipun ternyata dapat mengurangi keinginan Anda untuk merokok.
2. Umumkan pada keluarga, teman, dan rekan kerja, sehingga Anda akan mendapat dukungan. Sedikit saja dorongan dapat memberikan efek yang besar.
3. Menggosok gigi secara teratur ternyata dapat menahan keinginan Anda untuk sebatang rokok.
4. Hindari kegiatan yang dapat memancing keinginan Anda untuk merokok, seperti misalnya mengonsumsi alkohol.
5. Makanlah buah dan sayur-sayuran tepat sebelum Anda merokok. Sebuah penelitian mengatakan mengonsumsi makanan ini akan membuat rokok Anda terasa memuakkan.
6. Hadiahi diri Anda dengan menggunakan uang yang sisihkan dari tidak membeli rokok. 

Eksekutif Tsukasa Kogyo, Perusahaan Yakuza Jepang Ancam Minta Uang Satu Juta Yen

Written By Unknown on Wednesday, October 7, 2015 | 7:09 AM


TOKYO - Eksekutif perusahaan Jepang Tsukasa Kogyo, Seiji Kawasaki (49) ditangkap polisi Jepang pagi ini (7/10/2015) dan 40 polisi menggerebeg masuk kantor itu untuk menyita semua dokumen pentingnya, karena terbukti melakukan ancaman dan permintaan uang satu juta yen kepada seorang pria (31).

"Kawasaki ditangkap polisi karena melakukan ancaman dan permintaan duit satu juta yen kepada seorang korban lelaki usia 31 tahun baru-baru ini," ungkap sumber Tribunnews.com sore ini (7/10/2015).

Lelaki yang dikenal Kawasaki tersebut, bulan Agustus lalu melakukan ancaman dan pemerasan uang satu juta yen sebagai uang proteksi kepada pria korbannya tersebut.

Kantor Tsukasa Kogyo adalah kantor bos generasi keenam Yamaguchigumi Shinobu Tsukasa yang semula bermarkas di sana untuk kelompok Kodokai nya. Tsukasa adalah mantan Ketua Kodokai.

Polisi perfektur Aichi mulai berjaga-jaga waspada kemungkinan adanya perang antar geng yakuza setelah Yamaguchigumi mengeluarkan 13 kelompoknya per 1 September lalu dan pecahan membentuk Kobe Yamaguchigumi (KY).

Penembakan antar anggota Yamaguchigumi dan KY pun telah terjadi kemarin (6/10/2015) di kota Iida perfektur Nagano. Apakah menjadi awal perang antar geng, polisi masih terus memonitor hal tersebut.

Info lengkap Yakuza bisa dibaca di www.yakuza,in


Agen Togel Online Terpercaya - www.sakuratoto.com
 
Support : Sylvia Goh | Toto Solid Prediksi | Syair Sakuratoto
Copyright © 2011. Berita Hangat Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Sylvia Goh Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger