Latest Post
Showing posts with label WAR. Show all posts
Showing posts with label WAR. Show all posts

Kronologi Teror Bom Sarinah: Semua Pelaku WNI

Written By Unknown on Thursday, January 14, 2016 | 11:39 PM


Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian menjelaskan, peristiwa ledakan bom di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta, terjadi lebih kurang jam 10.50 atau 10.55, Kamis 14 Januari 2016.

Peristiwa itu diawali dengan ledakan dan kemudian terjadi kontak senjata dengan anggota Polda Metro Jaya.

"Situasi dapat dikuasai kembali dalam waktu lebih kurang 20-30 menit," kata Tito dikuti Dream dari laman setkab.go.id.

Ledakan yang terjadi, kata Kapolda, diawali dengan serangan di Starbucks Cafe yaitu masuknya satu orang pelaku dan menggunakan bom bunuh diri.

Hal itu yang kemudian mengakibatkan terjadi korban luka-luka dan kepanikan, sehingga membuat pengunjung cafe yang saat itu ada, keluar berhamburan.

"Ternyata di luar cafe sudah ada dua orang lagi teroris yang menunggu dan melakukan penembakan kepada 2 orang warga negara asing, satunya adalah warga Negara Kanada meninggal dunia, satunya lagi dalam keadaan hidup," ujar Kapolda memaparkan.

Bom Bunuh Diri di Pos Polisi


Kemudian pada saat yang sama, lanjut Kapolda, tim yang kedua itu ada dua orang menyerang pos polisi lalu lintas di simpang Sarinah.

Saat itu ada satu anggota petugas polisi Polsek, yang sedang bertugas di sana diserang dengan bom bunuh diri juga, yang mengakibatkan anggota itu terluka, dan pelakunya meninggal dunia. Selain itu, juga ada anggota masyarakat yang terkena pecahan dan diduga meninggal dunia.

Bersamaan dengan aksi bom bunuh diri di kawasan Sarinah itu, menurut Kapolda, ada tim personil dari Polda Metro Jaya yang akan melaksanakan pengamanan demonstrasi di Monas, yang dipimpin oleh Kepala Biro Operasi.

Saat itu melalui lokasi ledakan, tim ini langsung berhenti. Namun, lanjut Kapolda, saat personel tim tersebut akan turun, mereka diserang dengan menggunakan tembakan dan lemparan granat.

Kemudian terjadi kontak tembak, anggota Polsek yang ada di sekitar Sarinah dan di jalan yang ada di sekitar situ juga membantu. Menurut Kapolda, ada 4 orang anggota Kepolisian Polres Jakarta Pusat yang terkena tembakan pada bagian kaki dan juga bagian perut.

Namun pelaku berhasil dilumpuhkan dalam waktu kontak tembak lebih kurang 15 menit itu, yang mengakibatkan 2 pelaku berhasil ditembak mati.

Dalam waktu lebih kurang 20-25 menit, menurut Kapolda, pihaknya sudah berhasil menguasai situasi, dan melaksanakan penyisiran di TKP Starbucks maupun di pos polisi lalu lintas.

Selanjutnya, Kapolda mengundang Tim Jihandak dari Brimob, pasukan Brimob, dan pasukan Sabhara dari Polres dan Polda hadir juga di-back up dengan Pangdam dengan pasukannya, untuk kemudian melakukan pengepungan guna meng-clear-kan apakah mungkin ada pelaku yang lain.

"Gedung yang ada di Skyline Building di tempat dimana ada Starbucks Cafe, kita sisiri dari lantai per lantai, tidak ada pelaku di sana. Kemudian di depannya ada Gedung Jaya, kita juga lakukan penyisiran dan dinyatakan clear jadi tidak ada pelaku yang lain sehingga kita laksanakan namanya clearing device untuk meyakinkan bahwa tidak ada lagi bom-bom tambahan," ujar Kapolda.

Dari clearing device, lanjut Kapolda, masih ditemukan 6 bom: 5 bom kecil sebesar kepalan tangan, disebut dengan granat tangan rakitan, dan 1 lagi bom yang lumayan besar sebesar kaleng biskuit yang ada di situ.

"Jadi semua ada 6 yang berhasil kita amankan, kemudian dari pelaku yang meninggal itu juga kita sita ada 1 senjata api sejenis FN rakitan," ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Kapolda, pelaku 5 orang meninggal dan berhasil dilumpuhkan. Adapun korban yang ada yang meninggal warga masyarakat ada 2, yaitu 1 Warga Negara Kanada dan 1 Warga Negara Indonesia yang sedang dicari identitasnya.

Kemudian ada sejumlah korban yang masih luka, lebih kurang 15 baik luka berat maupun luka ringan dan serta ada 5 anggota polisi yang terkena baik luka tembak atau terkena pecahan dari bom yang dilemparkan. Karena bom itu isinya ada baut, paku dan lain-lain yang ada di situ.

Saat ini, menurut Kapolda, situasi sudah clear, dan jalan Thamrin sudah dibuka kembali. Sementara olah TKP masih dilanjutkan di Starbucks Café dan pos polisi lalu lintas hari ini, dan diupayakan untuk selesai. "Insya Allah besok akan kita tuntaskan semua. Sementara tim sedang melaksanakan pengejaran kepada jaringan pelaku," kata Kapolda.

Dari Indonesia



Mengenai para pelaku, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengatakan, yang pakai jaket adalah pelaku, yang di jalan adalah anggota polisi. "Pelakunya memang umumnya anak muda," ungkap Kapolda seraya menyebutkan, polisi akan mengidentifikasi pelaku dan akan menyampaikan kepada umum.

Kapolda menegaskan, tidak ada pelaku perempuan yang tertangkap polisi. Seluruh pelaku berasal dari Indonesia dan berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi, dan wilayah Jabotabek.

Apakah ada peringatan untuk anggota kepolisian? Menurut Kapolda, dirinya sudah mengingatkan sejak Desember kemungkinan adanya serangan kelompok yang punya niat.

Targetnya adalah kepolisian, dan yang kedua, simbol Barat. Karena hal ini adalah perang ISIS ke Barat. Kedutaan juga akan dijaga kepolisian. Objek vital diamankan khusus seperti Kedutaan.

"Kita sudah mengetahui beberapa informasi dari intelijen bahwa memang akan adanya serangan dari kelompok ISIS. Namun di mana dan kapan waktunya belum diketahui," kata Tito.

Kapolda berjanji akan meningkatkan keamanan dan kesiagaan jajarannya. Polisi akan mengamankan objek vital, simbol Barat dan tempat-tempat yang banyak dikunjungi orang asing dan polisi.


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Lima pengungsi pertama Suriah tiba di Australia

Written By Unknown on Tuesday, November 17, 2015 | 6:43 PM


Lima warga Suriah menjadi kelompok pertama dari 12.000 pengungsi yang tiba di Australia lewat satu rencana pemukiman kembali orang-orang yang melarikan dari konflik negara itu.

Pasangan dengan tiga anak itu tiba di Perth hari Senin (16 November) malam setelah pemukiman kembali mereka dipercepat karena masalah kesehatan.

Pada bulan September Australia menyepakati untuk menerima 12.000 pengungsi tambahan sementara muncul tekanan masyarakat terkait krisis migran Eropa.

Pengungsi pertama Suriah sebenarnya dijadwalkan baru akan tiba pada bulan Desember.

Menteri Federal Layanan Masyarakat, Christian Porter, mengatakan keluarga tersebut telah 'mengalami banyak masalah'.

Mereka sudah lama berada di kamp pengungsi karena konflik Suriah, kata juru bicara menteri kepada BBC.

Menteri Luar Negeri, Julie Bishop, mengatakan semua orang yang diberikan status pengungsi di Australia telah 'dipilih' pemerintah dan menjalani proses pemeriksaan yang teliti.

Dia menjawab sejumlah pertanyaan tentang laporan yang belum dipastikan bahwa salah satu pria yang terlibat serangan Paris pada hari Jumat (13 November) masuk Eropa sebagai pengungsi.

"Kami memusatkan perhatian kepada orang-orang yang menderita di Suriah dan Irak, orang-orang yang melarikan diri dari terorisme, dari hukuman. Pemeriksaan dan pengujian kami sangatlah intens," katanya kepada stasiun TV Seven Network.



Agen Togel Online Terpercaya - www.sakuratoto.com

Benarkah ISIS Disokong oleh AS? Nih Buktinya


Sebuah video yang telah diposting di Youtube memperlihatkan kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) latihan. Tetapi, ada yang aneh dari video tersebut, di mana ada tulisan ‘US’ di tenda para militan tersebut.

Tulisan ini terlihat jelas dalam adegan latihan para militan. Hal ini buat kita bertanya-tanya apakah Amerika Serikat (AS) terlibat dalam aktivitas ISIS.

Beberapa spekulasi berkembang yang mengatakan bahwa ISIS sebenarnya ciptaan dari AS untuk menaklukkan minyak di Timur Tengah dan untuk melawan pengaruh Iran tumbuh di wilayah tersebut.

Video yang berjudul ISIS Training Video Revealed ini seperti menjawab pertanyaan atas isu yang beredar jika ISIS disokong oleh Negeri Paman Sam tersebut.

Cus kita lihat videonya guys:



Agen Togel Online Terpercaya - www.sakuratoto.com

Saksi Teror Paris: Seperti Medan Perang, Darah di Mana-mana

Written By Unknown on Saturday, November 14, 2015 | 5:20 PM


Paris - Peristiwa mengerikan baru saja terjadi di pusat Kota Paris, Prancis, pada Jumat, 14 November 2015 malam waktu setempat. Setidaknya ada 140 orang tewas dalam aksi penembakan dan bom bunuh diri yang dilakukan teroris.

Korban tewas paling banyak saat aksi penembakan di gedung konser Bataclan, tempat band asal Amerika Serikat, Eagles of Death Metal, bermain di depan penonton yang penuh sesak.

"Itu pembantaian," kata Marc Coupris (57), yang masih gemetar setelah dibebaskan dari dalam Bataclan seperti dikutip The Guardian, Sabtu (14/11/2015).

"Ini tampak seperti medan perang. Ada darah di mana-mana, ada mayat di mana-mana. Aku berada di sisi yang jauh dari lorong saat pengambilan gambar dimulai. Tampaknya ada setidaknya 2 orang bersenjata. Mereka menembak dari balkon," kata Coupris lagi.

Saat kejadian itu, Coupris mengatakan semua orang tertungkup di tanah. Bahkan, dia dan banyak orang lainnya ada di tanah dan ada pula yang berada di dinding. "Kami terus seperti itu. Awalnya kami diam. Saya tidak tahu berapa lama kita tinggal seperti itu, tampaknya seperti selamanya," ujar Coupris.

Sementara korban lainnya mengatakan, "Itu mengerikan, ada begitu banyak mayat, saya tidak bisa bicara tentang itu," kata seorang pria berjanggut sambil berlari menyusuri jalan dari Bataclan.

Stasiun TV Prancis BFMTV mengatakan orang-orang bersenjata yang menyerang Bataclan telah berteriak "Ini untuk Suriah," sebelum melepaskan tembakan.

Seorang saksi bernama Anna, yang tinggal dekat Bataclan, mengatakan mereka mendengar tembakan. Dengan suara gemetar dia mengatakan kepada BFMTV, "Kami melihat orang-orang berjalan dan orang-orang dengan senjata. Seluruh daerah tertutup. Kami tidak tahu apa yang terjadi di sini. Oh my God ada tubuh. Ini mengerikan."

Sementara saksi mata lainnya, di Rue de Charonne, pelanggan di restoran Carillon, mendengar ledakan sekitar 09.20 waktu setempat. Dia sempat mengira itu adalah petasan.

Para saksi mata mengatakan seorang pria kemudian muncul dan melepaskan tembakan pertama di bar dan kedua di sebuah restoran Kamboja, Petit Cambodge. Teroris itu kemudian dilaporkan telah memasuki Le Carillon dan melepaskan banyak tembakan.

Presiden Francois Hollande menghadiri pertandingan sepak bola di Stade de France ketika serangan dimulai. Dia kemudian bergegas kembali ke Kementerian Dalam Negeri untuk membahas serangan ini dengan Perdana Menteri Manuel Valls dan Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve dan kemudian dilakukan rapat kabinet darurat.


Agen Togel Online Terpercaya - www.sakuratoto.com

Torpedo nuklir raksasa Rusia bocor ke TV

Written By Unknown on Thursday, November 12, 2015 | 3:21 PM


Para pejabat Kremlin menyatakan rencana rahasia torpedo nuklir jarak jauh Rusia, yang diberi nama Status-6, seharusnya tidak muncul di berita televisi Rusia.

Kebocoran terjadi pada sebuah laporan stasiun pemerintah Channel One tentang pertemuan Presiden Vladimir Putin dengan komandan militer di kota Sochi.

Seorang jenderal terlihat mengkaji sebuah diagram sistem torpedo "penghancur".

Diluncurkan dengan menggunakan kapal selam, torpedo ini akan menciptakan "pencemaran radioaktif pada wilayah yang luas," kata dokumen tersebut.

"Sistem Status-6 multiguna laut dirancang untuk menghancurkan kompleks ekonomi penting musuh di daerah pantai dan menimbulkan kerusakan parah pada wilayah negara itu dengan menciptakan pencemaran radioaktif pada wilayah luas, membuatnya tidak bisa dipakai kegiatan militer, ekonomi dan aktivitas lain untuk jangka waktu lama", tambah dokumen itu.

" Memang benar bahwa sebagian data rahasia masuk dalam gambar liputan, karena itulah kemudian dihapus," kata juru bicara Putin, Dmitry Peskov.


Agen Togel Online Terpercaya - www.sakuratoto.com

Remaja Palestina tikam dua warga Israel

Written By Unknown on Saturday, October 10, 2015 | 7:41 AM


Dua warga Israel ditikam oleh seorang remaja Palestina, yang kemudian ditembak mati oleh polisi, menurut pihak berwenang.

Penikaman diduga dilakukan oleh pemuda Palestina berusia 16 tahun terhadap dua orang Yahudi Ortodoks berumur 60-an tahun, menyebabkan kedua korban terluka.

Ini terjadi sesudah militer Israel mengatakan kelompok militan di Jalur Gaza menembakkan roket ke Israel selatan.

Sebuah pernyataan mengatakan roket itu mendarat di lapangan terbuka dan tak ada korban luka.

Pekan terakhir ini terjadi rangkaian kekerasan di wilayah itu. Jumat, 9 Oktober, pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah orang-orang Palestina di dekat perbatasan Gaza, menewaskan tujuh orang.

Solidaritas

Pihak militer menyatakan tembakan itu merupakan upaya untuk membubarkan kerusuhan orang-orang yang melontarkan granat, batu dan ban yang terbakar ke arah pasukan Israel.

Warga Palestina melakukan protes solidaritas untuk warga Palestina yang tinggal di Yerusalem dan Tepi Barat.

Ketegangan meningkat antara Israel dan Palestina dimulai pertengahan September ketika demonstran Palestina bentrok dengan polisi Israel di masjid Al-Aqsa.

Peristiwa penikaman hari Sabtu 10 Oktober ini menambah lagi ketegangan di Yerusalem Timur dan Tepi Barat. Israel menanggapi dengan meningkatkan langkah pengamanan.

Sebelumnya Hamas menyatakan seorang pria Palestina yang tertembak dalam bentrokan di kamp pengungsi Shuafat di Yerusalem Timur juga tewas.


Agen Togel Online Terpercaya - www.sakuratoto.com

Menyamar Demonstran, Polisi Israel Tembaki Massa Palestina

Written By Unknown on Friday, October 9, 2015 | 10:58 AM


Mereka berpenampilan seperti warga biasa dan ikut melempar batu ke arah militer Israel. Tetapi, mereka lantas berbalik arah dan menembaki warga Palestina.

Sekelompok orang berpenampilan layaknya warga sipil Palestina terlibat aksi demonstrasi di Tepi Barat. Mereka mengenakan tudung kepala dan ikut melempari tentara Israel dengan batu.

Saat tentara semakin mendekat, sekelompok orang itu justru membalikkan badan. Segera setelah itu, mereka mengambil senjata dan langsung menembak ke arah warga Palestina.

Seketika, warga Palestina segera membubarkan diri. Sayangnya, ada satu warga Palestina menjadi korban dalam insiden ini. Korban yang belum diketahui identitasnya ini mengalami luka serius lantaran tertembak serta mendapat sejumlah pukulan dan tendangan.

Sekelompok orang tersebut belakangan diketahui ternyata merupakan polisi Israel. Satuan keamaan negara tersebut kerap memicu bentrokan fisik dengan menyusupkan sedikitnya 12 orang intel ke barisan massa Palestina yang menggelar aksi protes.

Juru bicara militer Israel mengklaim sebanyak 350 demonstran Palestina melempar batu dan bom molotov ke arah tentara Israel. Dia juga menuding para demonstran membakar ban dan menembakkan kembang api.

Sementara di pihak Palestina, mereka menuding Israel sengaja menempatkan mata-mata yang mampu berbahasa Arab. Mereka difungsikan untuk memprovokasi warga Palestina.

Situasi di Tepi Barat terus memanas. Bentrokan antara warga Palestina dengan militer Israel terjadi hampir di sebagian besar wilayah pendudukan.


Agen Togel Online Terpercaya - www.sakuratoto.com
 
Support : Sylvia Goh | Toto Solid Prediksi | Syair Sakuratoto
Copyright © 2011. Berita Hangat Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Sylvia Goh Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger