Latest Post
Showing posts with label BANDAR TOGEL TERPERCAYA. Show all posts
Showing posts with label BANDAR TOGEL TERPERCAYA. Show all posts
10:26 PM
Cinta bisa menyapa siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Kamu pasti sering mendengar orang berjodoh lewat dunia maya, dalam hal ini media sosial. Tapi apa jadinya ya, kalau orang berjodoh gara-gara berkenalan lewat game Clash of Clans (COC)?
Faktanya benar-benar ada, lho. Nurul Ezzaty dan Afez Dean asal Kajang, Selangor, Malaysia yang berjodoh tiada terduga lewat COC. Dikutip dari akun sosialnya, Kamis (31/12), dia dan Afez telah melaksanakan pernikahan pada November 2015 lalu. Berikut postingan foto mereka pada Selasa (24/11) lalu:
“Kita berkenalan di coc. Aku mintak naga kau bagi tuyul. Di situ lah bermulanya kisah cinta kita. Jodoh berdua, begitulah takdir. #hafezzaty.” Ini foto-foto mereka.
Minta naga dikasih Tuyul, Jodoh Bertaut Lewat COC
Written By Unknown on Saturday, April 16, 2016 | 10:26 PM
Cinta bisa menyapa siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Kamu pasti sering mendengar orang berjodoh lewat dunia maya, dalam hal ini media sosial. Tapi apa jadinya ya, kalau orang berjodoh gara-gara berkenalan lewat game Clash of Clans (COC)?
Faktanya benar-benar ada, lho. Nurul Ezzaty dan Afez Dean asal Kajang, Selangor, Malaysia yang berjodoh tiada terduga lewat COC. Dikutip dari akun sosialnya, Kamis (31/12), dia dan Afez telah melaksanakan pernikahan pada November 2015 lalu. Berikut postingan foto mereka pada Selasa (24/11) lalu:
“Kita berkenalan di coc. Aku mintak naga kau bagi tuyul. Di situ lah bermulanya kisah cinta kita. Jodoh berdua, begitulah takdir. #hafezzaty.” Ini foto-foto mereka.
Labels:
BANDAR TOGEL TERPERCAYA,
GAMES,
LUAR NEGERI,
MEDS,
PERISTIWA,
PERNIKAHAN,
PRIA,
SAKURATOTO,
WANITA
7:42 PM
PONTIANAK --- Randrajaya Deveantes (31) atau kerap disapa Devra, Warga Jalan Kenari Gg Kesturi Raja ini diduga telah menipu banyak orang.
Saat ini ia dan istrinya, Siska Indiryani tengah dicari warga Pontianak yang diduga telah ditipunya. Mereka diduga telah melarikan ratusan juta uang para korban.
Winda, warga Jl Merdeka satu di antara korban penipuannya mengaku kesal atas perbuatan yang dilakukan Randrajaya.
Ia tak ada pikiran sedikitpun mencurigai sang pelaku.
"Saye same die tuh betetangga. Dari kecil saye kenal die. Die pun pernah juga minjam duit tahun 2014. Die pinjam uang dengan titip mobil. Tapi ndak lama langsung dibayarnye,"
"Nah, waktu tahun 2015, die minjam lagi duet sebesar Rp 22.775.000. Die minjam dan titip mobil lagi. Tadinya mobil Baleno tapi ditukarnye karena kondisi mobil rusak. Lalu ditukar Avanza,"
"Tak lama kate die nak jual mobil tuh untuk bayar utang same saye jadi die tukar mobil tuh dengan Accord. Accord itu ternyata ditarik karena mobil leasing,"
Saye baru tahu itu mobil leasing setelah ditarik sama showroomnye," kesal Winda menceritakan sang pelaku yang juga pernah bekerja di bidang leasing itu, Minggu (3/4/2016).
Lanjutnya, Winda tak pernah sedikit pun menaruh curiga pada sang pelaku.
"Tibe-tibe saya hubungi lagi, die ndak ade kabar. Yang tadinya mau bayar utangnya akhir Februari sampai sekarang ndak ade. Menghilang begitu jak," kesal Winda menceritakan sang pelaku yang juga pernah bekerja di bidang leasing, Minggu (3/4/2016).
Dengan berbagai cara Winda mencoba menyelesaikan permasalahan ini. Dia dan Wahyu, Suaminya pergi melaporkan ke polisi.
Akan tetapi bukan solusi yang diberikan, justru mereka menjadi tambah pusing. Perihalnya sang pelaku sangat pandai. Pelaku menulis kuitansi perjanjian itu atas dasar titipan.
"Kate polisi ini masalahnya jadi perdata. Karena melihat dari bukti kuitansi yang ada. Pelaku sangat paham. Jadi die tulis kuitansi itu dengan titipan,"
"Jadi otomatis, kasus ini tetap akan lari ke perdata. Saye nih orang tak tahu, jadi waktu itu saye terima jak," terangnya.
Karena ke polisi pun sudah tak bisa mampu menyelesaikan masalah ini, akhirnya Winda dan suami memutuskan untuk menyebarkan foto pelaku dan istri ke media sosial. Supaya siapa saja yang melihat dan menemukan bisa menghubunginya.
"Bukan saye saja yang ditipu. Sudah banyak orang ditipu. Ini jak pas saye publish ke medsos foto pelaku. Korban mulai bermunculan,"
"Sekarang ada dua korban yang merapat dengan saye. Mereka juga berusaha mencari pelaku. Ada yang dilarikan Rp 125 juta dan Rp 29 jutaTernyata paman saye juga jadi korbannye. Yang pasti masih banyak lagi korbannya. Pelaku nih memang pandai menipu orang," tuturnya.
Bagi siapa saja yang melihat keberadaan pelaku dan istrinya bisa menghubungi Wahyu di 08989863031.
"Saye berharap ia dapat ditemukan supaya permasalahan ini dapat terselesaikan. Saye ingin masalah ini diselesaikan dengan baik-baik dan uang saye kembali. Itu saja," harapnya.
Modus Gadaikan Mobil Leasing, Sejoli di Pontianak Ini Telah Menipu Banyak Orang
Written By Unknown on Sunday, April 3, 2016 | 7:42 PM
PONTIANAK --- Randrajaya Deveantes (31) atau kerap disapa Devra, Warga Jalan Kenari Gg Kesturi Raja ini diduga telah menipu banyak orang.
Saat ini ia dan istrinya, Siska Indiryani tengah dicari warga Pontianak yang diduga telah ditipunya. Mereka diduga telah melarikan ratusan juta uang para korban.
Winda, warga Jl Merdeka satu di antara korban penipuannya mengaku kesal atas perbuatan yang dilakukan Randrajaya.
Ia tak ada pikiran sedikitpun mencurigai sang pelaku.
"Saye same die tuh betetangga. Dari kecil saye kenal die. Die pun pernah juga minjam duit tahun 2014. Die pinjam uang dengan titip mobil. Tapi ndak lama langsung dibayarnye,"
"Nah, waktu tahun 2015, die minjam lagi duet sebesar Rp 22.775.000. Die minjam dan titip mobil lagi. Tadinya mobil Baleno tapi ditukarnye karena kondisi mobil rusak. Lalu ditukar Avanza,"
"Tak lama kate die nak jual mobil tuh untuk bayar utang same saye jadi die tukar mobil tuh dengan Accord. Accord itu ternyata ditarik karena mobil leasing,"
Saye baru tahu itu mobil leasing setelah ditarik sama showroomnye," kesal Winda menceritakan sang pelaku yang juga pernah bekerja di bidang leasing itu, Minggu (3/4/2016).
Lanjutnya, Winda tak pernah sedikit pun menaruh curiga pada sang pelaku.
"Tibe-tibe saya hubungi lagi, die ndak ade kabar. Yang tadinya mau bayar utangnya akhir Februari sampai sekarang ndak ade. Menghilang begitu jak," kesal Winda menceritakan sang pelaku yang juga pernah bekerja di bidang leasing, Minggu (3/4/2016).
Dengan berbagai cara Winda mencoba menyelesaikan permasalahan ini. Dia dan Wahyu, Suaminya pergi melaporkan ke polisi.
Akan tetapi bukan solusi yang diberikan, justru mereka menjadi tambah pusing. Perihalnya sang pelaku sangat pandai. Pelaku menulis kuitansi perjanjian itu atas dasar titipan.
"Kate polisi ini masalahnya jadi perdata. Karena melihat dari bukti kuitansi yang ada. Pelaku sangat paham. Jadi die tulis kuitansi itu dengan titipan,"
"Jadi otomatis, kasus ini tetap akan lari ke perdata. Saye nih orang tak tahu, jadi waktu itu saye terima jak," terangnya.
Karena ke polisi pun sudah tak bisa mampu menyelesaikan masalah ini, akhirnya Winda dan suami memutuskan untuk menyebarkan foto pelaku dan istri ke media sosial. Supaya siapa saja yang melihat dan menemukan bisa menghubunginya.
"Bukan saye saja yang ditipu. Sudah banyak orang ditipu. Ini jak pas saye publish ke medsos foto pelaku. Korban mulai bermunculan,"
"Sekarang ada dua korban yang merapat dengan saye. Mereka juga berusaha mencari pelaku. Ada yang dilarikan Rp 125 juta dan Rp 29 jutaTernyata paman saye juga jadi korbannye. Yang pasti masih banyak lagi korbannya. Pelaku nih memang pandai menipu orang," tuturnya.
Bagi siapa saja yang melihat keberadaan pelaku dan istrinya bisa menghubungi Wahyu di 08989863031.
"Saye berharap ia dapat ditemukan supaya permasalahan ini dapat terselesaikan. Saye ingin masalah ini diselesaikan dengan baik-baik dan uang saye kembali. Itu saja," harapnya.

Labels:
BANDAR TOGEL TERPERCAYA,
DALAM NEGERI,
KRIMINAL,
PENIPUAN,
SAKURATOTO
8:07 PM
ALASKA - Gempa bumi berkekuatan 7,1 skala Richter mengguncang Alaska, AS, Minggu (24/1/2016) dini hari.
Guncangan terjadi tepatnya pukul 1.30 waktu setempat, berpusat sekitar 48 kilometer sebelah timur-tenggara Pedro Bay.
Oleh karena kedalaman titik gempa berjarak 128 kilometer dari permukaan tanah, badan geologi AS USGS mengatakan dampak bahayanya tak terlalu besar.
Berdasarkan lansiran Reuters, gempa susulan berkekuatan hingga 4,7 Richter kemudian beberapa kali terjadi.
Insiden tersebut dikatakan tak memakan korban jiwa, namun sejumlah warga mengaku sempat terkejut mendapati sekitarnya bergoyang di pagi hari.
"Awalnya ada getaran dan terasa seperti gempa biasa. Tapi, setelah itu rasanya seperti bergoyang halus, dari satu sisi ke sisi lainnya," ucap seorang warga Kenai, Alaska, Vincent Nusunginya.
Ia juga menambahkan bahwa gempa hanya membuat barang-barang jatuh, tapi tak sampai menelan korban atau kerusakan besar lainnya.
Beberapa netizen setempat dan wisatawan pun mengunggah soal pengalamannya melalui bencana alam itu ke media sosial, baik dalam video dan foto.
Alaska memang menjadi negara bagian AS yang paling rawan gempa, sebab lempengan tanahnya dikatakan aktif bergerak.
Di negara bagian itu, gempa sangat mungkin terjadi setiap hari, yang kebanyakan sampai tak terasa oleh manusia.
Sebelumnya, Alaska pernah dilanda gempa bumi 7,9 skala Richter pada Juni 2014, namun tetap tidak ada kerusakan besar atau korban jiwa yang diakibatkan.
Alaska Diguncang Gempa Bumi 7,1 Skala Richter
Written By Unknown on Sunday, January 24, 2016 | 8:07 PM

ALASKA - Gempa bumi berkekuatan 7,1 skala Richter mengguncang Alaska, AS, Minggu (24/1/2016) dini hari.
Guncangan terjadi tepatnya pukul 1.30 waktu setempat, berpusat sekitar 48 kilometer sebelah timur-tenggara Pedro Bay.
Oleh karena kedalaman titik gempa berjarak 128 kilometer dari permukaan tanah, badan geologi AS USGS mengatakan dampak bahayanya tak terlalu besar.
Berdasarkan lansiran Reuters, gempa susulan berkekuatan hingga 4,7 Richter kemudian beberapa kali terjadi.
Insiden tersebut dikatakan tak memakan korban jiwa, namun sejumlah warga mengaku sempat terkejut mendapati sekitarnya bergoyang di pagi hari.
"Awalnya ada getaran dan terasa seperti gempa biasa. Tapi, setelah itu rasanya seperti bergoyang halus, dari satu sisi ke sisi lainnya," ucap seorang warga Kenai, Alaska, Vincent Nusunginya.
Ia juga menambahkan bahwa gempa hanya membuat barang-barang jatuh, tapi tak sampai menelan korban atau kerusakan besar lainnya.
Beberapa netizen setempat dan wisatawan pun mengunggah soal pengalamannya melalui bencana alam itu ke media sosial, baik dalam video dan foto.
Alaska memang menjadi negara bagian AS yang paling rawan gempa, sebab lempengan tanahnya dikatakan aktif bergerak.
Di negara bagian itu, gempa sangat mungkin terjadi setiap hari, yang kebanyakan sampai tak terasa oleh manusia.
Sebelumnya, Alaska pernah dilanda gempa bumi 7,9 skala Richter pada Juni 2014, namun tetap tidak ada kerusakan besar atau korban jiwa yang diakibatkan.

11:39 PM
Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian menjelaskan, peristiwa ledakan bom di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta, terjadi lebih kurang jam 10.50 atau 10.55, Kamis 14 Januari 2016.
Peristiwa itu diawali dengan ledakan dan kemudian terjadi kontak senjata dengan anggota Polda Metro Jaya.
"Situasi dapat dikuasai kembali dalam waktu lebih kurang 20-30 menit," kata Tito dikuti Dream dari laman setkab.go.id.
Ledakan yang terjadi, kata Kapolda, diawali dengan serangan di Starbucks Cafe yaitu masuknya satu orang pelaku dan menggunakan bom bunuh diri.
Hal itu yang kemudian mengakibatkan terjadi korban luka-luka dan kepanikan, sehingga membuat pengunjung cafe yang saat itu ada, keluar berhamburan.
"Ternyata di luar cafe sudah ada dua orang lagi teroris yang menunggu dan melakukan penembakan kepada 2 orang warga negara asing, satunya adalah warga Negara Kanada meninggal dunia, satunya lagi dalam keadaan hidup," ujar Kapolda memaparkan.
Bom Bunuh Diri di Pos Polisi
Kemudian pada saat yang sama, lanjut Kapolda, tim yang kedua itu ada dua orang menyerang pos polisi lalu lintas di simpang Sarinah.
Saat itu ada satu anggota petugas polisi Polsek, yang sedang bertugas di sana diserang dengan bom bunuh diri juga, yang mengakibatkan anggota itu terluka, dan pelakunya meninggal dunia. Selain itu, juga ada anggota masyarakat yang terkena pecahan dan diduga meninggal dunia.
Bersamaan dengan aksi bom bunuh diri di kawasan Sarinah itu, menurut Kapolda, ada tim personil dari Polda Metro Jaya yang akan melaksanakan pengamanan demonstrasi di Monas, yang dipimpin oleh Kepala Biro Operasi.
Saat itu melalui lokasi ledakan, tim ini langsung berhenti. Namun, lanjut Kapolda, saat personel tim tersebut akan turun, mereka diserang dengan menggunakan tembakan dan lemparan granat.
Kemudian terjadi kontak tembak, anggota Polsek yang ada di sekitar Sarinah dan di jalan yang ada di sekitar situ juga membantu. Menurut Kapolda, ada 4 orang anggota Kepolisian Polres Jakarta Pusat yang terkena tembakan pada bagian kaki dan juga bagian perut.
Namun pelaku berhasil dilumpuhkan dalam waktu kontak tembak lebih kurang 15 menit itu, yang mengakibatkan 2 pelaku berhasil ditembak mati.
Dalam waktu lebih kurang 20-25 menit, menurut Kapolda, pihaknya sudah berhasil menguasai situasi, dan melaksanakan penyisiran di TKP Starbucks maupun di pos polisi lalu lintas.
Selanjutnya, Kapolda mengundang Tim Jihandak dari Brimob, pasukan Brimob, dan pasukan Sabhara dari Polres dan Polda hadir juga di-back up dengan Pangdam dengan pasukannya, untuk kemudian melakukan pengepungan guna meng-clear-kan apakah mungkin ada pelaku yang lain.
"Gedung yang ada di Skyline Building di tempat dimana ada Starbucks Cafe, kita sisiri dari lantai per lantai, tidak ada pelaku di sana. Kemudian di depannya ada Gedung Jaya, kita juga lakukan penyisiran dan dinyatakan clear jadi tidak ada pelaku yang lain sehingga kita laksanakan namanya clearing device untuk meyakinkan bahwa tidak ada lagi bom-bom tambahan," ujar Kapolda.
Dari clearing device, lanjut Kapolda, masih ditemukan 6 bom: 5 bom kecil sebesar kepalan tangan, disebut dengan granat tangan rakitan, dan 1 lagi bom yang lumayan besar sebesar kaleng biskuit yang ada di situ.
"Jadi semua ada 6 yang berhasil kita amankan, kemudian dari pelaku yang meninggal itu juga kita sita ada 1 senjata api sejenis FN rakitan," ujarnya.
Dengan demikian, lanjut Kapolda, pelaku 5 orang meninggal dan berhasil dilumpuhkan. Adapun korban yang ada yang meninggal warga masyarakat ada 2, yaitu 1 Warga Negara Kanada dan 1 Warga Negara Indonesia yang sedang dicari identitasnya.
Kemudian ada sejumlah korban yang masih luka, lebih kurang 15 baik luka berat maupun luka ringan dan serta ada 5 anggota polisi yang terkena baik luka tembak atau terkena pecahan dari bom yang dilemparkan. Karena bom itu isinya ada baut, paku dan lain-lain yang ada di situ.
Saat ini, menurut Kapolda, situasi sudah clear, dan jalan Thamrin sudah dibuka kembali. Sementara olah TKP masih dilanjutkan di Starbucks Café dan pos polisi lalu lintas hari ini, dan diupayakan untuk selesai. "Insya Allah besok akan kita tuntaskan semua. Sementara tim sedang melaksanakan pengejaran kepada jaringan pelaku," kata Kapolda.
Dari Indonesia
Mengenai para pelaku, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengatakan, yang pakai jaket adalah pelaku, yang di jalan adalah anggota polisi. "Pelakunya memang umumnya anak muda," ungkap Kapolda seraya menyebutkan, polisi akan mengidentifikasi pelaku dan akan menyampaikan kepada umum.
Kapolda menegaskan, tidak ada pelaku perempuan yang tertangkap polisi. Seluruh pelaku berasal dari Indonesia dan berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi, dan wilayah Jabotabek.
Apakah ada peringatan untuk anggota kepolisian? Menurut Kapolda, dirinya sudah mengingatkan sejak Desember kemungkinan adanya serangan kelompok yang punya niat.
Targetnya adalah kepolisian, dan yang kedua, simbol Barat. Karena hal ini adalah perang ISIS ke Barat. Kedutaan juga akan dijaga kepolisian. Objek vital diamankan khusus seperti Kedutaan.
"Kita sudah mengetahui beberapa informasi dari intelijen bahwa memang akan adanya serangan dari kelompok ISIS. Namun di mana dan kapan waktunya belum diketahui," kata Tito.
Kapolda berjanji akan meningkatkan keamanan dan kesiagaan jajarannya. Polisi akan mengamankan objek vital, simbol Barat dan tempat-tempat yang banyak dikunjungi orang asing dan polisi.
Kronologi Teror Bom Sarinah: Semua Pelaku WNI
Written By Unknown on Thursday, January 14, 2016 | 11:39 PM

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian menjelaskan, peristiwa ledakan bom di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta, terjadi lebih kurang jam 10.50 atau 10.55, Kamis 14 Januari 2016.
Peristiwa itu diawali dengan ledakan dan kemudian terjadi kontak senjata dengan anggota Polda Metro Jaya.
"Situasi dapat dikuasai kembali dalam waktu lebih kurang 20-30 menit," kata Tito dikuti Dream dari laman setkab.go.id.
Ledakan yang terjadi, kata Kapolda, diawali dengan serangan di Starbucks Cafe yaitu masuknya satu orang pelaku dan menggunakan bom bunuh diri.
Hal itu yang kemudian mengakibatkan terjadi korban luka-luka dan kepanikan, sehingga membuat pengunjung cafe yang saat itu ada, keluar berhamburan.
"Ternyata di luar cafe sudah ada dua orang lagi teroris yang menunggu dan melakukan penembakan kepada 2 orang warga negara asing, satunya adalah warga Negara Kanada meninggal dunia, satunya lagi dalam keadaan hidup," ujar Kapolda memaparkan.
Bom Bunuh Diri di Pos Polisi

Kemudian pada saat yang sama, lanjut Kapolda, tim yang kedua itu ada dua orang menyerang pos polisi lalu lintas di simpang Sarinah.
Saat itu ada satu anggota petugas polisi Polsek, yang sedang bertugas di sana diserang dengan bom bunuh diri juga, yang mengakibatkan anggota itu terluka, dan pelakunya meninggal dunia. Selain itu, juga ada anggota masyarakat yang terkena pecahan dan diduga meninggal dunia.
Bersamaan dengan aksi bom bunuh diri di kawasan Sarinah itu, menurut Kapolda, ada tim personil dari Polda Metro Jaya yang akan melaksanakan pengamanan demonstrasi di Monas, yang dipimpin oleh Kepala Biro Operasi.
Saat itu melalui lokasi ledakan, tim ini langsung berhenti. Namun, lanjut Kapolda, saat personel tim tersebut akan turun, mereka diserang dengan menggunakan tembakan dan lemparan granat.
Kemudian terjadi kontak tembak, anggota Polsek yang ada di sekitar Sarinah dan di jalan yang ada di sekitar situ juga membantu. Menurut Kapolda, ada 4 orang anggota Kepolisian Polres Jakarta Pusat yang terkena tembakan pada bagian kaki dan juga bagian perut.
Namun pelaku berhasil dilumpuhkan dalam waktu kontak tembak lebih kurang 15 menit itu, yang mengakibatkan 2 pelaku berhasil ditembak mati.
Dalam waktu lebih kurang 20-25 menit, menurut Kapolda, pihaknya sudah berhasil menguasai situasi, dan melaksanakan penyisiran di TKP Starbucks maupun di pos polisi lalu lintas.
Selanjutnya, Kapolda mengundang Tim Jihandak dari Brimob, pasukan Brimob, dan pasukan Sabhara dari Polres dan Polda hadir juga di-back up dengan Pangdam dengan pasukannya, untuk kemudian melakukan pengepungan guna meng-clear-kan apakah mungkin ada pelaku yang lain.
"Gedung yang ada di Skyline Building di tempat dimana ada Starbucks Cafe, kita sisiri dari lantai per lantai, tidak ada pelaku di sana. Kemudian di depannya ada Gedung Jaya, kita juga lakukan penyisiran dan dinyatakan clear jadi tidak ada pelaku yang lain sehingga kita laksanakan namanya clearing device untuk meyakinkan bahwa tidak ada lagi bom-bom tambahan," ujar Kapolda.
Dari clearing device, lanjut Kapolda, masih ditemukan 6 bom: 5 bom kecil sebesar kepalan tangan, disebut dengan granat tangan rakitan, dan 1 lagi bom yang lumayan besar sebesar kaleng biskuit yang ada di situ.
"Jadi semua ada 6 yang berhasil kita amankan, kemudian dari pelaku yang meninggal itu juga kita sita ada 1 senjata api sejenis FN rakitan," ujarnya.
Dengan demikian, lanjut Kapolda, pelaku 5 orang meninggal dan berhasil dilumpuhkan. Adapun korban yang ada yang meninggal warga masyarakat ada 2, yaitu 1 Warga Negara Kanada dan 1 Warga Negara Indonesia yang sedang dicari identitasnya.
Kemudian ada sejumlah korban yang masih luka, lebih kurang 15 baik luka berat maupun luka ringan dan serta ada 5 anggota polisi yang terkena baik luka tembak atau terkena pecahan dari bom yang dilemparkan. Karena bom itu isinya ada baut, paku dan lain-lain yang ada di situ.
Saat ini, menurut Kapolda, situasi sudah clear, dan jalan Thamrin sudah dibuka kembali. Sementara olah TKP masih dilanjutkan di Starbucks Café dan pos polisi lalu lintas hari ini, dan diupayakan untuk selesai. "Insya Allah besok akan kita tuntaskan semua. Sementara tim sedang melaksanakan pengejaran kepada jaringan pelaku," kata Kapolda.
Dari Indonesia

Mengenai para pelaku, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengatakan, yang pakai jaket adalah pelaku, yang di jalan adalah anggota polisi. "Pelakunya memang umumnya anak muda," ungkap Kapolda seraya menyebutkan, polisi akan mengidentifikasi pelaku dan akan menyampaikan kepada umum.
Kapolda menegaskan, tidak ada pelaku perempuan yang tertangkap polisi. Seluruh pelaku berasal dari Indonesia dan berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi, dan wilayah Jabotabek.
Apakah ada peringatan untuk anggota kepolisian? Menurut Kapolda, dirinya sudah mengingatkan sejak Desember kemungkinan adanya serangan kelompok yang punya niat.
Targetnya adalah kepolisian, dan yang kedua, simbol Barat. Karena hal ini adalah perang ISIS ke Barat. Kedutaan juga akan dijaga kepolisian. Objek vital diamankan khusus seperti Kedutaan.
"Kita sudah mengetahui beberapa informasi dari intelijen bahwa memang akan adanya serangan dari kelompok ISIS. Namun di mana dan kapan waktunya belum diketahui," kata Tito.
Kapolda berjanji akan meningkatkan keamanan dan kesiagaan jajarannya. Polisi akan mengamankan objek vital, simbol Barat dan tempat-tempat yang banyak dikunjungi orang asing dan polisi.

Labels:
BANDAR TOGEL TERPERCAYA,
BOM SARINAH,
DALAM NEGERI,
ISIS,
KRIMINAL,
SAKURATOTO,
TERORIS,
WAR









